Release Date | : | January 8, 2020 |
File Size | : | MB |
Abstract
Pada bulan Desember 2019, Kota Bengkulu mengalami Inflasi sebesar 0,59 persen. Berdasarkan pemantauan Badan Pusat Statistik di 82 kota di Indonesia, 72 kota mengalami inflasi dan 10 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Batam sebesar 1,28 persen dan inflasi terendah di Watampone sebesar 0,01 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 1,88 persen dan terendah terjadi di Bukit tinggi dan Singkawang sebesar 0,01 persen.
Inflasi Kota Bengkulu bulan Desember 2019 terjadi pada semua kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang mengalami Inflasi tertinggi adalah kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 2,01 persen, diikuti kelompok pengeluaran kesehatan sebesar 0,61 persen ,kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,57 persen, Kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,27 persen, kelompok pengeluaran Sandang sebesar 0,14 persen, kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,05 persen dan kelompok pengeluaran bahan makanan dengan Inflasi sebesar 0,03 persen.
Dengan inflasi sebesar 0,59 persen pada bulan Desember 2019 ini, maka besarnya inflasi tahun kalender (laju inflasi) sebesar 2,91 persen, dan inflasi tahunan (year on year) tercatat sebesar 2,91 persen.
Related Official Statistics News
Desember 2020, Kota Bengkulu mengalami Inflasi 0,14 persen
Januari 2020, Kota Bengkulu mengalami Inflasi sebesar 0,14
Agustus 2015 Kota Bengkulu mengalami inflasi sebesar 1,99 persen
Juli 2015 Kota Bengkulu mengalami inflasi sebesar 1,38 persen
November 2019, Kota Bengkulu mengalami Deflasi sebesar 0,27
BPS-Statistics Indonesia
Badan Pusat Statistik Kabupaten Rejang Lebong (Statistics of Rejang Lebong Regency)Jl. S. Sukowati No 36 Curup - Bengkulu
Telp (62-732) 21153
Email : bps1702@bps.go.id